Bolehkan Melangsungkan Perkawinan dalam masa Prapaska dan masa Adven?

Masa Prapaska adalah masa yang mendahului hari raya Paskah dalam agama Kristen. Masa ini mencakup empat puluh hari mulai hari Rabu Abu sampai hari Minggu Paskah, dengan berbagai liturgi yang diakhiri sampai Kamis Putih, menjelang peringatan 3 peristiwa amat penting yaitu Kematian Yesus pada hari Jumat Agung, yang dilanjutkan dengan penguburannya dan masa tinggalnya di dalam kubur, serta kebangkitan-Nya dari kematian pada hari Minggu Paskah.


Masa adven berarti masa untuk menunggu kedatangan Tuhan Yesus. Masa adven berlangsung selama 4 minggu, yakni dari Minggu Adven I sampai dengan Minggu Adven IV. (http://www.gerejatheresia.org/?p=1025).

Pada masa-masa ini umat Katolik melaksanakan pantang dan puasa. Namun bolehkah pada masa itu umat melangsungkan perkawinan?

Sebenarnya jarang umat yang melangsungkan perkawinan pada masa Prapaska namun tidak ada larangan melangsungkan perkawinan selama masa Prapaska dan juga masa Adven; tetapi sedapat mungkin dihindari pesta meriah yang kurang sesuai dengan suasana tobat (bdk. Statuta Keuskupan Regio Jawa Pasal 136 no. 3). (http://www.sesawi.net/2014/03/01/ketentuan-pelaksanaan-pantang-dan-puasa-2014-keuskupan-purwokerto/)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar